Tuesday, April 26, 2005

Ayah-Ku

Ayahku,
Mungkin bukan seorang laki-laki terhebat dan terkuat di dunia
Tapi aku tetap membanggakannya
Karena dia lah ayahku
Dengan segala kekurangan dan kelebihannya,
Aku tetap mencintainya

Dalam keyakinanku,
Dalam benakku,
Aku yakin, ia selalu memikirkan kami
Mencoba sebaik mungkin untuk menafkahi
Keluarganya yang sedang menanti
Walaupun kesulitan menghadang disana-sini

Dalam keberhasilannya
Dalam kegagalannya
Ia selalu mencoba untuk tertawa
Walau raut wajah memperlihatkan beban yang berat

Dalam keberhasilannya
Dalam kegagalannya
Kami mencoba untuk terus mencintainya
Walaupun terkadang,
Terlihat olehnya, kami sedang melupakannya …
Tidak . sekalipun tidak
Wahai Ayah kami tercinta …
Doa kami selalu menyertai mu …
Selalu berharap agar Ayah bisa menjadi
Laki2 yang selalu kami banggakan
Karena kejujuran
Karena keberanian
Karena kearifan
Dan kasih sayang

Bukan laki2 yang menjatuhkan
Kehormatan keluarga
Karena ketamakan
Karena kerakusan
Akan dunia

Yang bisa menjaga kehormatan
Seorang laki2
Seorang suami
Seorang hamba Allah
Dan seorang Ayah ..

Wahai Ayahku,
Inilah pesanku
Dari anakmu
Yang mencintaimu
Yang menghormatimu
Dengan segala cinta-kasihku

Kami mohon,
Jadilah seorang ayah yang penuh kasih
Kepada kami,
Keluargamu yang membanggakanmu tanpa pamrih
Jadilah seorang pencari rezeki
Walau sedikit tak apa
Asal halal dan bersih pemberian dari Allah yang Maha Pemberi
Janganlah berputus asa
Selalu meminta petunjuk dari Sang Maha Kuasa
Kami akan senantiasa berdoa
Agar kita semua
Bisa berkumpul dalam Jannatul Firdaus-Nya

Luv u Pap …

:SiD:
Melbourne, Tuesday, April 26, 2005
Starbucks Coffee – Nike, 01:04 PM
©Copyright
All Right Reserved

0 Comments:

Post a Comment

<< Home